
MAGETAN — Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar audiensi strategis bersama jajaran akademisi Politeknik Negeri Madiun (PNM) di Ruang Rapat Bupati Pendopo Surya Graha, Kamis (18/6/2026). Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti rencana reaktivasi dan perpanjangan Kesepakatan Bersama (MoU) yang pernah terjalin sejak tahun 2020 lalu.





Bupati Magetan menyambut baik komitmen PNM sebagai perguruan tinggi vokasi yang berfokus pada praktik lapangan dan pengembangan potensi lokal. Pemerintah Kabupaten Magetan menegaskan dukungannya terhadap kelanjutan kemitraan ini dan meminta perangkat daerah terkait segera melakukan kajian mendalam mengenai draf ruang lingkup kerja sama yang baru.
Dalam audiensi tersebut, pihak Politeknik Negeri Madiun menawarkan sejumlah program akademis prospektif yang dapat dikerjasamakan dengan Pemkab Magetan, di antaranya:
- Kelas Internasional (Program Taiwan): Skema pendidikan berupa 2 tahun kuliah di PNM dan 1 tahun di Taiwan, di mana seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh Pemerintah Taiwan.
- Program Studi Bahasa Inggris Terjangkau: Adanya prodi rumpun bahasa dengan nilai Uang Kuliah Tunggal (UKT) rendah (Rp1,5 juta) yang dapat dikombinasikan dengan beasiswa putra-putri daerah Magetan.
- Program Pascasarjana (Magister): Pembukaan peluang kerja sama pendidikan lanjut bagi ASN di lingkungan Pemkab Magetan yang ingin menempuh studi jenjang S2 di PNM.



Menutup jalannya audiensi, Bupati menginstruksikan kepada Dinas Peternakan dan Perikanan dan dinas terkait untuk terus mengawal dan membinas secara intensif Koperasi Omah Susu Lawu agar kemitraan riset komersial ini terus berjalan konsisten. Selain itu Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah juga diharapkan segera mengkaji ruang lingkup substansi terkait regulasi.









